Yudisium berjalan penuh keceriaan, seolah yudisium adalah
sebuah ritual melepas lelah. Jujur aku tidak banyak memaknai yudisium karena
aku lebih memilih berbahagia, bersenang-senang. Hehe pidato dari dosen-dosenpun
rasanya tak terlalu terdengar. Dipikiranku hanya semua beban kuliah sudah
hilang. Hehe
Menunggu, menunggu hadiah dari pacarku. Hadiahnya apa ya???
Dan tentunya terima kasih juga aku ucapkan sambil mendaratkan kecupan di
pipinya. Terima kasih atas pengertiannya selama ini, karena selama nyusun
skripsi aku selalu mengabaikanmu. Terima kasih atas bantuannya, dan terima
kasih karena darimu aku mendapatkan kekuatan extra. Sekarang aku janji, akan
punya lebih banyak waktu untuk bersama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar