Selasa, 20 Agustus 2013

Ketika Rencana Berantakan Gara-Gara Opname



Persiapan pernikahan sudah kita konsep, ternyata banyak sekali yang harus dilakukan sebelum melangsungkan pernikahan. Banyak banget. Prewed, pakaian, kartu undangan, dan lain-lain. Banyak banget. 

Persiapan mental yang paling utama. Semakin dekat  dengan tanggal pernikahan, pikiran semakin stress, ego pun rasanya naik ke ubun-ubun. Masa lajang tidak akan bisa di ulangi lagi dengan cara apapun, kecuali dengan kematian dan reinkarnasi kembali. Meskipun sudah 5,5 tahun menjalain kasih, menjelang pernikahan, batinku masih bertanya-tanya. Benarkan lelaki ini jodohku? Dan bahagiakah aku bersamanya nanti? Pertanyaan it uterus berputar-putar di otakku. Entah kenapa rasa takut itu menjalar dan menghuni ruang terbesar di hatiku. Kata orang, rasa takut itu memang wajar, dan itu dialami oleh sebagian besar gadis yang akan menikah. 

Stress membuatku drop, demam naik turun, di tambah dengan ciuman seekor nyamuk membuatku tak berdaya. Aku harus di rawat di rumah sakit. Padahal besoknya aku harus melakukan pemotretan prewed. Semua jadwal semakin kacau. Antara dua pilihan : di tunda atau tetap di lanjutkan?


Ternyata pihak keluarga pacarku tidak mau menunda pernikahan, mengingat telah cukup lama kita pacaran. Support dari pacarku membuat aku ingin cepat sembuh dan menyusun kembali jadwal yang tertunda. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar