Rabu, 13 Juli 2011

Kebenaran Abadi


Hadir menemani nafasku, ketika waktu tak mau berhenti sejenak atau menungguku menahan nafas sedetik saja. Untuk ketemukan sebuah rindu, yang telah lama kuanyam dalam relung hati. Atau mampukah aku temukan rindu itu, diantara tumpukan air mata yang melelapkan tidurku? Tangis yang setia mengantarku menuju mimpi-mimpi yang sempurna. Menapak awan, melangkahi jalan-jalan pelangi, dan memenukanmu diujung pelangi.

Sebab di dasar pelangi hatimu, letak kisah yang telah lama tertanam sejarah, yang tak pernah ada yang tau kebenarannya. Hanya kau yang tau, hanya hatimu yang tak mampu kau bohongi dengan segala cara. Disanalah letak kebenaran segala kisah, yang selalu dirahasiakan oleh roh-roh abadi penghuni singgasana hatimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar