Hari demi hari terhitung pasti dengan bantuan kalender. Setiap
hari, sepanjang waktu, aku selalu ada di antara senyummu. Diantara pelukan
hangatmu, di dalam lembah yang selalu memandikanku dengan kasih sayang dan
cinta. Diantara kesabaranmu yang selalu mampu membuatku tersenyum.
Tak imbang rasanya jika aku tak mampu memanjakanmu. Memandikanmu
dengan kasih sayang dan cinta. Melengkapi doa-doaku agar kau di berikan
kesehatan, rejeki, dan kebahagiaan duniawi.
Bahagiaku bersamamu sederhana. Sesederhana caraku
mencintaimu. Tak perlu memanjakanku dengan harta, asalkan untuk hidup kita
sudah cukup. Cukup membuat kita tersenyum. Begitupun aku, yang kau terima
dengan kesederhanaan dan tak mampu memanjakanmu dengan harta duniawi. Kita puas
dengan apa yang kita miliki atas usaha dan keringat kita sendiri. Bukan pendapatan
yang dilarang oleh agama dan hukum di Negara ini.
Terima kasih Tuhan, di usia suamiku yang ke – 35. Engkau
memberikan kesehatan, kebahagiaan, dan rejekimu. Hingga kami mampu menikmati
hari-hari dengan cobaan-Mu. Terimakasih, Engkau telah memberikan kesabaran pada
suamiku untuk menantikan apa yang memang kami inginkan. Semoga Engkau
melimpahkan anugrah-Mu, berupa kesehatan, panjang usia, kasih sayang, cinta, kesabaran,
dan rejekimu.
Selamat Ulang Tahun sayang. Aku tak akan berhenti
mencintaimu, jika memang kau jodohku sepanjang hidupku. I Love you so much.
Denpasar, 7 Juli 2014



Tidak ada komentar:
Posting Komentar