24 Maret 2014 embrio yang sudah menempel di
rahimku harus di kuret. Agar aku segera bisa hamil lagi. Setelah puasa selama 8
jam. Tepat jam 9 pagi aku suamiku dan kedua orangtuaku menemaniku di rumah
sakit puri bunda bali. Dengan hati tersayat, aku memasuki ruang tindakan dengan
jarum infuse menancap di tangan kananku. Beberapa menit kemudian aku sudah
tidak merasakan apa-apa, saat bius total merayap di seluruh darahku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar