Rabu, 25 Juni 2014

Kuret - Di Rumah Sakit Puri Bunda



24 Maret 2014 embrio yang sudah menempel di rahimku harus di kuret. Agar aku segera bisa hamil lagi. Setelah puasa selama 8 jam. Tepat jam 9 pagi aku suamiku dan kedua orangtuaku menemaniku di rumah sakit puri bunda bali. Dengan hati tersayat, aku memasuki ruang tindakan dengan jarum infuse menancap di tangan kananku. Beberapa menit kemudian aku sudah tidak merasakan apa-apa, saat bius total merayap di seluruh darahku. 

Jam setangah 12 siang aku baru mampu membuka mata dengan sangat lemah, denga kondisi tubuh yang masih kaku akibat bius total. Tidak ada rasa sakit apapun. Saat aku membuka mata, saat itulah aku menyadari. Telah ada yang hilang di rahimku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar