Penderitaanku belum tuntas. Masalah skripsi belum selesai,
kerjaan apalagi. Ehh…..adikku yang cowok satu-satunya jagoanku, satu-satunya
pangeran di keluargaku, dan calon tunggal penerus tahta (biar serem dikit)
mesti diurusin pula untuk ospek di IKIP PGRI Bali di fakultas FPOK (Fakultas
pendidikan olahraga dan kesehatan). Ospek disuruh nyari barang-barang yang
aneh-aneh dan selalu harus bangun pagi nyiapin sarapan sebelum dia ke lokasi
ospek. Kasian kalo ga sempat sarapan takut kenapa-napa karena acara selalu full
sepanjang hari.
Lunch sih dapat nasi kotak dari kampus, tapi kalo sarapan ga
dapat, pastinya ga akan kuat tunggu lunch time. Kalo adik yang satu ini wajar
harus aku urusin karena dia masih baru di Denpasar. Belum tau apa-apa. Kostku yang
kecil nambah satu penghuni yang bikin semakin sumpek. Dan bedku ngak muat untuk
bertiga. Terpaksa deh setiap hari tidur dilantai beralaskan matras tipis. Dingin
membuat ngilu keseluruh tulangku. Ajaib banget kan, dulu aku kost disini
sendiri, beli barang-barang sendiri eh satu per satu orang datang dan
mengusirku dari kasur empuk milikku. Miris banget.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar