 |
| Inilah dunia yang aku ciptakan untukmu |
Mungkin aku salah, karena pernah menerima kehangatan senja
yang kau tawarkan saat cahaya subuh datang. Setiap kali kau membungkus
kehangatan senja dalam senyummu, kau selalu hadirkan cerita cahaya subuh serta
kedinginan yang hampa. Awalnya cahaya
subuh aku kira hanya akan melintas sebentar saja dalam hidupku, setelah itu
kehangatan senja yang kau tawarkan akan aku rasakan lebih panjang. Tapi
ternyata aku salah, malam selalu menelan senja dan kehangatannya. Dan ketika
kau menemaniku dengan cahaya subuh, matahari selalu menelannya. Tak pernah kau
hadirkan kisah, ketika fajar kehilangan matahari. Mungkin dengan kisah itu,
matahari tidak mampu menelan cahaya subuh.
Dan mungkin, aku hanya bagian dari cerita yang terkubur ego.
Cerita yang terkadang membuat sekian banyak orang membenciku, sebagian orang
menganggapku tiada, sebagian orang menganggapku hidup dalam negeri dongeng,
sebagian orang mencibir seluruh keburukan dan sisi gelapku, namun tidak sedikit
pula yang memuja kisahku dan menambahkannya dengan imajinasi dan fantasi yang
berbeda-beda. Serupa dengan kisah doraemon, yang selalu mampu mengubah hayalan
menjadi kenyataan, seperti kisah doraemon di kerajaan awan, kisah doraemon di
megic planet, atau terkadang dia bermain-main dengan mesin waktu yang selalu
siap mengatarkan mereka ke jaman lampau dimana peradaban manusia belum pernah
ada, atau sebaliknya pergi kejaman 2000tahun yang akan datang dengan manusia
super canggihnya.
Banyak orang yang berkata “realistis” setiap kali aku
menceritakan imajinasiku yang tidak beda jauh dengan kisah-kisah doraemon.
Eiittt…..ini kan imajinasi, ini sebuah fantasi, sah-sah saja kan? Tidak ada
yang bisa melarangnya, seperti kehangatan senja yang selalu menghilang ketika
aku membutuhkannya, dan datang lagi ketika hatiku membatu. Bukankah kehangatan
senja selalu datang dan pergi semaunya, tanpa ada yang mampu melarang atau
menahannya semenit saja untuk mengeringkan air mataku?
Begitu juga dengan gelap yang selalu menelan senja, dan
matahari yang selalu menelan cahaya subuh. Bukankah tidak ada yang pernah mampu
membuat fajar kehilangan mataharinya? Biar dalam imajinasiku, kuhidupkan semua
kisah seperti yang aku impikan, serupa dengan kisah doraemon.