
Debu-debu tua telah memuai lelah
Meski angin selalu membawanya berlalu
Seolah setumpuk letih terabai
Senada gugur daun-daun yang mengering
Kamboja tua menyapa
Sejak pertama memasuki gapura sepi
Membentang hamparan periwi, kosong
Aroma angin selalu hampa
Disini, tubuh kaku membirumu berakhir
Senyum pucat pasi kau tebarkan
Mengharap belas kasih agar tak dibiarkan sendiri
Darimanakah kematian itu berawal??
Ketika nafas tak mengalun
senada dengan denyut nadi yang terhenti
Detak jantung yang telah hilang
Ketika nurani mendadak membeku
serupa lendir otak yang mengeras.
Kapankah kematian itu berakhir???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar