Minggu, 18 September 2011

Dari Manakah Kematian Itu Berawal?


Debu-debu tua telah memuai lelah

Meski angin selalu membawanya berlalu

Seolah setumpuk letih terabai

Senada gugur daun-daun yang mengering

Kamboja tua menyapa

Sejak pertama memasuki gapura sepi

Membentang hamparan periwi, kosong

Aroma angin selalu hampa

Disini, tubuh kaku membirumu berakhir

Senyum pucat pasi kau tebarkan

Mengharap belas kasih agar tak dibiarkan sendiri

Darimanakah kematian itu berawal??

Ketika nafas tak mengalun

senada dengan denyut nadi yang terhenti

Detak jantung yang telah hilang

Ketika nurani mendadak membeku

serupa lendir otak yang mengeras.

Kapankah kematian itu berakhir???

Rabu, 14 September 2011

Pesan Kematian Wanita Tanpa Cinta



Sepucuk kenanga hitam. Kuselipkan diantara jarimu. Saat terakhir kujumpai engkau dengan wangi melati. Hanya diam saat kau tanya wangi itu. Hanya diam saat kau menyadari pesan kematian yang tersirat disenyumku. Detik ini adalah waktu terakhir. Saat aku tak mampu menyaingi sang waktu. Dengan sebuah hembusan nafas. Kemudian terbaring tanpa sadar. Jiwaku datang meminta senyum terakhir darimu. Dan sepasang cincin rumput yang kau selipkan di jari manisku.

Kau lunasi janjimu dalam dunia fatamorgana. Saat tubuhku hampir membiru, kemudian kaku. Saat kau terlelap dalam tidur dan buaian mimpi-mimpimu

BY : Putri Mariani