Berharap dengan bayang - bayang
Bentang kasih terurai penuh makna
Membelai insan dengan cinta yang kekal
Menghuni sudut – sudut tak bertuan
Di lorong hati yang terdalam
Masih sempat ku teteskan air mata
Sejak kepergianmu, dua tahun yang lalu
Masih sempat kuukir abadi beberapa kenangan
Hingga akhirnya terpaksa aku abaikan
Walau itu tak jua membuat bayangmu pergi
Terhapus di setiap mimpi dan kesunyianku
Setiap lorong terkecil di hatiku telah ku urai
Agar aku bisa menemukan bayangmu yang tersesat
Dan membantainya agar pergi jauh dari hidupku
Tak mampu aku temukan sebuah serpihan bayangmu
Meski aku selalu merasa terkuasai bayang itu
Kian hari, aku teteskan air mata lagi
Hingga makna kasihku kian terbuai
Dengan mimpi semu dengan bayang – bayang nestapa
Walau pelung air mataku memberi isyarat
Agar hatiku berhenti berharap
Dengan bayang – bayang kelebat sayap
Yang tiada arti
By : Putri Mariani
Denpasar -