Pura kawitan adalah pura yang di dirikan oleh leluhur kita.
Ada bermacam-macam kawitan berdasarkan ilennya masing-masing. Dulu ketika aku
belum menikah, aku di lahirkan di kelurga dengan pasek batu dinding. Namun
setelah menikah suami memiliki pasek kayu selem. Pasek inipun baru mereka
sadari belum lama ini setelah sekian lama tidak tau paseknya.
Tanggal 23 Juni tahun 2013, dadiaku menghaturkan banten guru
piduka di Pura Kawitan Kayu Selem, yang terletak di desa Songan, Kintamani,
Kabupaten Bangli. Sungguh perjalanan yang luar biasa. Berangkat sekitar jam 10
pagi dan mampir sembahyang di pura Ponjok Batu, kemudian perjalanan di
lanjutkan menuju Pura Kayu Selem. Jalan kecil berliku dengan kerusakan parah,
membuat perut terguncang. Bahkan beberapa kali harus turun dari mobil karena
mobil tidak kuat melalui jalan menanjak. Dan para lelaki bahu membahu mendorong
mobil. Segala doa
aku panjatkan di
sepanjang perjalanan yang terjal dan berdampingan dengan jurang-jurang yang
curam. Sama sekali tidak berani membayangkan jika salah satu mobil, ataupun
mobil yang aku tumpangi tidak memiliki rem yang bagus, atau sopir yang tidak
berpengalaman melalui jalanan seperti ini. Mantram Gayatri selalu ku alunkan di
dalam hati untuk menenangkan jiwaku.
Ketika di puncak, lelah dan khawatirku terbayar sudah dengan
pemandangan yang begitu indah. Laut yang membiru terlihat di kejauhan dengan
hijau dataran rendah yang mempesona. Tak begeming sedikitpun. Dan ketika angin
mengantarkan dingin bersamaan dengan kabut yang menyapa. Sungguh mata
dimanjakan oleh pemandangan alamnya, dan lelahpun sirna.