Rabu, 06 Juni 2012

Janji Pelangi, Di Awal Musim Semi


Musim hujan telah berakhir, diujung musim yang ditandai dengan hembusan angin panas. Inilah musim panas, musim kemarau. Meskipun tak ada yang pernah mampu mengukur diameter lingkar matahari, ataupun panjang jari-jari lingkar matahari, sebab semua orang pasti telah meleleh sebelum mampu menapakkan kaki di permukaan matahari. Tapi aku yakin saat musim panas, diameter matahari lebih besar.

Aku tidak pernah suka musim panas, aku membenci musim panas. Meskipun musim panas menyajikan senja yang lebih panjang. Tapi tetap saja aku tidak suka musim panas. Cahaya matahari akan membuatku tiada, sepanjang musim panas matahari menyilaukan mata senja, hingga senja tidak pernah bisa melihat warna pelangi. Warna pelangi yang semakin memudar, kemudian sirna. Itulah alasan kenapa pelangi tidak pernah muncul di musim panas.

Musim pasti berganti, tanpa aku tau berapa lama atau berapa hari musim akan berganti. Aku tidak pernah menghitung lamanya hari yang aku nikmati saat musim hujan, karena aku terlalu sibuk bermain bersama senja. Daripada menghitung hari, lebih baik aku menikmati senyum senja.

Pelangi akan mencul saat memasuki musim semi. Ia menyusuri jalan setapak, dan mengumpulkan bunga-bunga musim panas yang masih tertinggal. Bunga yang kering dan hitam, siap diterbangkan angin dingin dimusim semi. Saat itulah daun-daun muda, tunas-tunas baru, dan kuncup-kuncup bunga mulai bermekaran. Bila musim semi akan berakhir, serbuk-serbuk sari bunga akan diterbangkan angin. Aku akan menikmati serbuk-serbuk bunga yang berterbangan, meski ada alergi pada salah satu serbuk bunga.

Matahari di musim semi lebih kecil daripada matahari di musim panas. Seperti matahari kecil yang pernah menyembunyikan ucapan selamat ulang tahun yang ke – 23 untuk pelangi.

            Diawal musim semi, pelangi akan muncul sebagai teman baru, sebagai sahabat baru. Meskipun pelangi tidak pernah tau apakah senja masih menunggunya, atau apakah senja masih miliknya, atau pelangi yang sudah bukan milik senja lagi.

            Pelangi berjanji, akan muncul diawal musim semi, saat angin dingin berhembus, saat  bunga-bunga mulai bermekaran.

            Pelangi akan muncul, meski pelangi tidak pernah bisa menjanjikan apa-apa.